Rabu, 09 November 2011

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan


A.  Pengertian Perusahaan
Perusahaan adalah kesatuan teknis yang bertujuan untuk menghasilkan barang/jasa. Perusahaan disebut juga sebagai pabrik atau tempat mengolah sumber2 ekonomi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan, yakni mencapai keuntungan.
B.  Tempat Kedudukan perusahaan
adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi factor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya.
C.  Letak Perusahaan
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari.Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.
Jenis-jenis Letak perushaan dibedakjan menjadi 4 macam yaitu :
  1. Letak perusahaan yang terkait dengan alam yaitu . letak perusahaan yang pada umumnya karena ketersediaan dan kemudahjan bahan baku. Perusahaan berkaitan dengan bahan-bahan tambang pada umumnya terletak daerah factor produksi alamnya, seperti perusahaan timah, emas , timah sdan sebaginya.
  2. Letak perusahaan berdasarkan sejarah, yaitu perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena aklasan yang hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah. Misalnya perusahaan batik banayk di didirkan di Yogyakarta, Solo dan sebagainya.
  3. Letak perusahaan yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu, perusahaan ditetapkan letaknya atas peraturan pemerintah den\mi keamanan, kesehatan danlingkungan. Misalnya, peternakan ayam tidak boleh ditengah-tengah pemukiman atau kota padat penduduk dan sebagainya.
  4. Letak perusahanyang dipengaruhi Faktor-faktor Ekonomi yaitu pemilihan letak yang bersifat industri adalah kedekatan dan kes\teresediaan bahan mentah. Tenaga kerja. Ketersediaan modal kemudahan transportasi serta dekat pasar dan kesesuaian iklim
D.  Tujuan Pendirian Perusahaan
Secara umum tujuan pendirian peruisusahaan dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu :
  1. Tujuan Ekonomis : berkaitan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya, dlama hal ini perusahaan meciptkan lba, menciptakan pelanggan dan menjalankan upaya-upaya pengembangan dnengan memusatkan perhatiannya pada kebutuhan mansyarakt dalam produk yang iiinginkan
  2. Tujuan Sosial: perusahaan diharpakan untuk memperhatiakan keiginan investor, karyawan , penyedia factor-faktor produksi, maupun masayarkat luas.

E.  Fungsi-fungsi Perusahaan
Dalam mencapai tujuan dikenal dua fungsi perusahaan yaitu fungsi operasi dan fungsi manajemen. Jika kedua fungsi ini dapat berjalan baik, maka perusaaan akan dapat menjalankan operasinya dengan lancer , terkoordinasi, terintegradi dalam mancapai tujuannya.
Yang termasuk dalam fungsi operasi adalah :
1.   Pembelian dan Produksi
2.   Pemasaran
3.   Keungan
4.   Personalia
5.   akuntansi
6.   Admnistrasi
7.   Teknologi/komputasi
8.   Transformasi dan komunikai
9.   Pelayanan Umum
10. HUkum/perundang-undangan dan Humas

Dari semua fungsi yang tersebut di atas , fungsi pembelian dan fungsi pemasaran, personalia dan keuangan merupakan fungsi opersasi utama perusahaa, Fungsi-fungsi operasi lainnya merupajkan fungsi oiperasi penunjang.
Adapun yang termasuk dalam fungsi manajemen adalah :
1.   Perencanaan
2.   Pengorganisasian
3.   penarahan
4.   pengendalian.

F.  Ciri-ciri Perusahaan.
Ciri-ciri perusahaan mencerminkan kekhasan yang membuat perusahaan bersangkutan mudah dikenali. Pada umumnya cirri-ciri perusahaan berkenaan dengan variable-variabel sebagai berikut :
1.   Operatif yaitu dalam perusahaan dijumpai adanya kativitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan proiduksi, penyedia ataupun pendiustribusian barang dan jasa.
2.   Koordinatif yaitu diperlukan koordinasi semua bagian dalam kegaitannya.
3.   Reguler adalah upaya mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan yang dapat mendukung aktivitasnya agar dapat selalu bergerak maju.
4.   Dinamis yaitu Lingkungan yang selalu berubah-ubah
5.   Formal yaitu untuk memenuhi keadaan ini prusahaan harus terdaftar di lembaga pemerintah secra resmi
6.   Lokasi yaitu letak perusahaan didirikan
7.   Pelayanan Bersyarat yaitu dlam menghasilakan barang dan jasa perusahaan terkait dengan tujuannyadan dlam rangka memenuhi kebuthyhnan masayarkatdan bersedia konsumen membelinya.
G.  Perusahaan Sebagai Suatu Sistem
System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsungdalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab social.

Kepada pemilik modal => pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
Kepada lembaga peneliti => membantu pendanaan.
Kepada pekerja => membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
Kepada konsumen => menyediakan B&J yang bagus.
Kepada pemerintah => membayar pajak.
H.   Sifat Sistem Perusahaan
Ada beberapa sifat :
·         Kompleks
·         Sebagai suatu kesatuan / unit.
·         Sifatnya beragam.
·         Saling tergantung.
·         Dinamis

I.   Lingkungan Perusahaan
Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1.   Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A)    Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
·         Keadaan alam => SDA, lingkungan.
·         Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
·         Hukum
·         Perekonomian
·         Pendidikan dan kebudayaan
·         Social dan budaya
·         Kependudukan
·         Hubungan internasional.
B)     Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
·         Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
·         Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
·         Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
·         Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2.   Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
·         Tenaga kerja
·         Peralatan dan mesin
·         Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
·         Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
·         System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

Sumber :
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=letak%20perusahaan&source=web&cd=4&ved=0CD0QFjAD&url=http%3A%2F%2Fpksm.mercubuana.ac.id%2Fnew%2Felearning%2Ffiles_modul%2F93018-2-654567077217.doc&ei=fJG0Tsa7BtGxrAeD0a3TAw&usg=AFQjCNEDZlJJkAQEldxlaVtr1uRgxjFIrQ&sig2=8G218Ljndl4ASfEX61ynhghttp://studentsite.gunadarma.ac.id/felamimail/src/webmail.php

Rabu, 02 November 2011

Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar



           Sistem ekonomi adalah perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Suatu sistem dapat diibaratkan seperti lingkaran-lingkaran kecil yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
Sistem ekonomi merupakan keseluruhan lembaga (pranata) yang hidup dalam suatu masyarakat yang dijadikan acuan oleh masyarakat tersebut dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Sistem ekonomi untuk mengatasi beberapa persoalan, seperti; 1) barang apa yang seharusnya dihasilkan; 2) bagaimana cara menghasilkan barang itu; dan 3) untuk siapa barang tersebut dihasilkan atau bagaimana barang tersebut didistribusikan kepada masyarakat. Jawaban atas ketiga pertanyaan tersebut akan menentukan sistem ekonomi sebuah negara. Pendekatan dalam sistem ekonomi ditentukan oleh kriteria hasil yang dicapai dalam perekonomian, mekanisme pengatur, bentuk hak milik, dan motivasi berekonomi.

Sistem ekonomi dapat berfungsi sebagai :
a. Sarana pendorong untuk melakukan produksi
b. Cara atau metode untuk mengorganisasi kegiatan individu
c. Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa terlaksana dengan baik.


Macam sistem perekonomian
1.Sistem Perekonomian Kapitalisme,yaitu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan menjual barang dan sebagainya. Dalam sistemperekonomian kapitalis,semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba yang sebesar besarnya.
2.Sistem Perekonomian Sosialisme,
yaitu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi, tetapi dngan campur tangan pemerintah.Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
3.Sistem Perekonomian komunisme,
adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang tak boleh memiliki kekayaan pribadi. Sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah. Semua unit bisnis, dari yang kecil hingga yang besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan Pemerataan Ekonomi dan kebersamaan.
4.Sistem Ekonomi Merkantilisme,
yaitu suatu sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan memperbanyak aset& modal yang dimiliki negara.
5.Sistem Perekonomian Fasisme,
yaitu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalism yang berlebihan.
Jenis-jenis Sistem Ekonomi
1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional
secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.
Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
·         Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
·         Hanya sedikit menggunakan modal
·         Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
·         Belum mengenal pembagian kerja
·         Masih terikat tradisi
·         Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran
·         Perhatikan bagaimana sistem ekonomi tradisional memecahkan masalah perekonomiannya ?


Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut :
·         Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
·         Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
·         Tidak individualistis
Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah :
·         Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
·         Mutu barang hasil produksi masih rendah
Saat ini sudah tidak ada lagi negara yang menganut sistem ekonomi tradisional, namun di beberapa daerah pelosok, seperti suku badui dalam, sistem ini masih digunakan dalam kehidupan sehari – hari

2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.


Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
1.    Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
2.    Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
3.    Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
4.    Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
5.    Persaingan dilakukan secara bebas
6.    Peranan modal sangat vital
Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain:
v  Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
v  Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
v  Munculnya persaingan untuk maju
v  Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar
v  Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba

Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain:
Ø  Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
Ø  Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
Ø  Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat
Ø  Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu
Ø  Perhatikan bagaimana sistem ekonomi pasar memecahkan persoalannya

3. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)
Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
·         Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
·         Hak milik perorangan tidak diakui
·         Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian
·         Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah
Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:
§  Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya
§  Pasar barang dalam negeri berjalan lancer
§  Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
§  Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
§  Jarang terjadi krisis ekonomi

Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :
ª  Mematikan inisiatif individu untuk maju
ª  Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
ª  Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
ª  Perhatikan bagaimana sistem ekonomi terpusat memecahkan persoalannya

4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
û  Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
û  Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
û  Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang
û  Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Secara umum saat ini hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupun pasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar seperti Amerika, Hongkong, dan negara–negara eropa barat yang berpaham liberal, sementara negara yang pernah menerapkan ekonomi terpusat adalah Kuba, Polandia dan Rusia yang berideologi sosialis atau komunis. Kebanyakan negara-negara menerapkan sistem ekonomi campuran seperti Perancis, Malaysia dan Indonesia.
Namun perubahan politik dunia juga mempengaruhi sistem ekonomi, seperti halnya yang dialami Uni Soviet pada masa pemerintahan Boris Yeltsin, kehancuran komunisme juga mempengaruhi sistem ekonomi soviet, dari sistem ekonomi terpusat (komando) mulai beralih ke arah ekonomi liberal dan mengalami berbagai perubahan positif.http://studentsite.gunadarma.ac.id/felamimail/src/webmail.php


Bisnis


Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nila i(create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Tiga hal yang penting dalam bisnis:
1. semua bisnis menghasilkan barang atau jasa
2. semua bisnis mencari keuntungan
3. semua bisnis mencoba meneruskan keinginan konsumen

Tujuan bisnis :
1. profot (keuntungan)
2. growth (pertumbuhan)
3. continuity (berkesinambungan)
4. stability (stabilitas)
5. public service (pelayanan umum)
6. will fare (sejahtera)
Prinsip-prinsip etika bisnis sebagai berikut:
1.   Prinsip Otonomi
Prinsip otonomi memandang bahwa perusahaan secara bebas memiliki wewenang sesuai dengan bidang yang dilakukan dan pelaksanaannya dengan visi dan misi yang dimilikinya. Kebijakan yang diambil perusahaan harus diarahkan untuk pengembangan visi dan misi perusahaan yang berorientasi pada kemakmuran dan kesejahteraan karyawan dan komunitasnya.
2.   Prinsip Kejujuran
Kejujuran merupakan nilai yang paling mendasar dalam mendukung keberhasilan perusahaan. Kejujuran harus diarahkan pada semua pihak, baik internal maupun eksternal perusahaan. Jika prinsip kejujuran ini dapat dipegang teguh oleh perusahaan, maka akan dapat meningkatkan kepercayaan dari lingkungan perusahaan tersebut.
3.   Prinsip Tidak Berniat Jahat
Prinsip ini ada hubungan erat dengan prinsip kejujuran. Penerapan prinsip kejujuran yang ketat akan mampu meredam niat jahat perusahaan itu.
4.   Prinsip Keadilan
Perusahaan harus bersikap adil kepada pihak-pihak yang terkait dengan sistem bisnis. Contohnya, upah yang adil kepada karywan sesuai kontribusinya, pelayanan yang sama kepada konsumen, dan lain-lain.
5.   Prinsip hormat pada diri sendiri
Perlunya menjaga citra baik perusahaan tersebut melalui prinsip kejujuran, tidak  berniat jahat dan prinsip keadilan.

Partisipasi bisnis secara umum :
1. Perusahaan Domestik / Lokal, adalah suatu unit bisnis yang tingkat operasional dan pangsa pasarnya berada dalam suatu wilayah saja tanpa melewati batas negara. Jenis perusahaan ini masih bersifat sederhana karena hanya memperhitungkan berbagai variabel yang berlaku di sekitarnya saja mulai dari besar kecilnya kompensasi, budaya perusahaan, pengrekrutan tenaga kerja, analisis pasar, dan lain sebagainya.

2. Perusahaan Internasional, adalah suatu unit bisnis yang sudah memperluas produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negari dari negara asalnya. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negri sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional mau tak mau perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.

3. Perusahaan Multinasional, adalah perusahaan yang memiliki beberapa pabrik yang berdiri di negara yang berbeda-beda. Sehingga perusahaan harus dapat menyesuaikan diri dengan budaya di tiap negara yang dimasuk untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir.

4. Perusahaan Global, adalah unit bisnis yang memiliki kantor pusat di banyak negara lain dengan sistem pengambilan keputusan desentralisasi. Sistem partisipasi bisnis global digunakan karena sudah semakin pudar dan hilangnya batasan-batasan pasar suatu negara dengan negara lainnya (globalisasi).
Tantangan bisnis masa kini

Contoh tantangan bisnis yang ada di masa kini adalah sebagai berikut :
1.    Globalisasi ekonomi, merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan,  dimana Negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan atau tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan terhadap arus modal, barang dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batasbatas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Di satu pihak globalisasi perekonomian akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, namun disisi lain globalisasi ekonomi juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.

2. Tantangan sosial :
i) Pemulihan eknomi, merupakan naiknya stabilitas kerja, namun masih terbtasnya kesempatan kerja.
ii) Wanita di dunia kerja, peranan wanita di dunia kerja saat ini membuat persaingan di dalam dunia kerja menjadi semakin sulit. Karena keterbatasannya lapangan pekerjaan.

iii) Diversitas, banyaknya tenaga kerja yang berbeda ras, agama, kewarganegaraan, budaya, dan suku membuat semakin beragamnya sifat dan karakteristik dalam suatu perusahaan.
iv) Konflik nilai, pada dasarnya nilai yang dimiliki setiap individu dalam setiap organisasi tidak sama, sehingga konflik bisa saja terjadi antar individu maupun kelompok.
v) Etika bisnis, merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Pembahasan tentang etika bisnis harus dimulai dengan menyediakan rerangka prinsip-prinsip dasar pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan istilah baik dan benar, hanya dengan cara itu selanjutnya seseorang dapat membahas implikasi-implikasi terhadap dunia bisnis.

3. Tantangan kualitas, adalah tantangan perusahaan yang berkaitan dengan kebutuhan konsumen akan produk dan pelayanan yang memuaskan.

4. Tantangan teknologi, merupakan suatu tantangan dimana suatu perusahaan harus bisa memaksimalkan teknologi dalam produksi yang mereka lakukan. Untuk menghasilkan suatu produk yang mempunyai kualitas yang baik.